Penguatan Literasi Sosial dan Nilai-Nilai Peradaban melalui Edukasi Mahasiswa Rantau dalam Organisasi Peguyuban Kecamatan Wera
Kata Kunci:
Literasi sosial, Peradaban, Mahasiswa rantau, Organisasi peguyuban, PartisipatifAbstrak
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi sosial dan nilai-nilai peradaban di kalangan mahasiswa rantau melalui peran organisasi daerah Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Wera (HPMW) Mataram. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang menekankan partisipasi aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran sosial dan penguatan karakter berbasis nilai-nilai kearifan lokal. Metode pelaksanaan mencakup lima tahapan, yaitu identifikasi masalah, perancangan program, pelaksanaan edukasi dan pendampingan, refleksi nilai, serta evaluasi dan perencanaan keberlanjutan kegiatan. Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama lima minggu dengan melibatkan 47 mahasiswa rantau dari berbagai perguruan tinggi di Kota Mataram yang secara aktif mengikuti setiap sesi diskusi, pelatihan, dan refleksi nilai. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan mahasiswa memahami dan menerapkan literasi sosial dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa menjadi lebih peka terhadap dinamika sosial, lebih empatik, dan memiliki semangat kolaboratif dalam membangun solidaritas di tanah rantau. Selain itu, kegiatan ini berhasil memperkuat identitas budaya dan rasa kebanggaan terhadap nilai-nilai luhur masyarakat Wera seperti gotong royong, toleransi, dan tanggung jawab sosial. HPMW Mataram juga mengalami penguatan fungsi kelembagaan dengan terbentuknya Divisi Literasi Sosial dan Kebudayaan sebagai tindak lanjut kegiatan. Dengan demikian, pengabdian ini membuktikan bahwa pendekatan edukasi berbasis nilai dan partisipatif dapat menjadi strategi efektif dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berbudaya, dan memiliki kepedulian sosial tinggi terhadap masyarakat dan lingkungannya.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Jurnal ini menyediakan akses terbuka langsung ke kontennya dengan prinsip bahwa ketersediaan penelitian secara bebas bagi publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih luas.
Artikel yang diterbitkan di Kamane: Journal of Community Service dilisensikan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International.

