Implementasi Edukasi Biogas sebagai Media Pembelajaran Lingkungan bagi Siswa Sekolah Dasar
Kata Kunci:
Biogas, Energi terbarukan, Edukasi lingkungan, Pengabdian masyarakat, Sekolah dasarAbstrak
Penggunaan energi terbarukan yang berasal dari sumber daya lokal merupakan strategi kunci untuk mendorong pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kesadaran lingkungan sejak usia dini. Salah satu bentuk energi terbarukan yang tersedia di daerah pedesaan adalah biogas yang dihasilkan dari kotoran hewan, khususnya sapi. Inisiatif keterlibatan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar tentang konsep energi terbarukan melalui pengajaran tentang biogas yang dihasilkan dari kotoran sapi. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 31 Januari di SDN 3 Sembalun Bumbung, yang terletak di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, dengan fokus pada siswa kelas empat dan enam. Metode yang digunakan selama kegiatan meliputi penyajian informasi secara jelas dan menarik, demonstrasi proses produksi biogas, penyalaan kompor biogas, dan pengenalan pemanfaatan produk sampingan biogas (lumpur) sebagai pupuk organik. Penilaian dilakukan secara kualitatif dengan mengamati keterlibatan, antusiasme, dan reaksi siswa sepanjang kegiatan. Hasil dari inisiatif ini menunjukkan bahwa siswa memahami prinsip-prinsip dasar biogas, mengenali keuntungan energi terbarukan, dan memahami pentingnya pengelolaan limbah ternak yang bertanggung jawab terhadap lingkungan. Diharapkan inisiatif ini akan menjadi model praktis dan relevan untuk pendidikan energi terbarukan yang ditujukan kepada siswa sekolah dasar, khususnya di daerah pedesaan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Fitri Idayanti, Dr. Ir. Rosmaliati, S.T.,M.T., Rio Prayogo, Wahyu Firmansyah, Baiq Dwi Sekar Jati, Aliza, Khusnul Khotimah, Baiq Tiyur Asmara Gading, Hefta Ariawan, Fitri Idayanti, Trise Nurul Ain, Harisman, Yatmi Hijayanti (Autor/in)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal ini menyediakan akses terbuka langsung ke kontennya dengan prinsip bahwa ketersediaan penelitian secara bebas bagi publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih luas.
Artikel yang diterbitkan di Kamane: Journal of Community Service dilisensikan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International.

