Penguatan Budaya Membaca melalui Program Literasi Umum dalam Kegiatan Pagi Sekolah Dasar: Studi Kualitatif di SDN 14 Mataram
Kata Kunci:
Literasi Membaca, Budaya Membaca, Literasi Pagi, Sekolah DasarAbstrak
Budaya membaca merupakan fondasi penting dalam pengembangan literasi siswa sekolah dasar, namun implementasinya di sekolah masih menghadapi berbagai tantangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat budaya membaca siswa melalui penerapan program literasi umum yang terintegrasi dalam kegiatan pagi di SDN 14 Mataram. Pengabdian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif–partisipatif dengan model penguatan kapasitas sekolah berbasis aktivitas rutin. Subjek kegiatan meliputi siswa, guru kelas, dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, sedangkan analisis data mengacu pada model interaktif Miles dan Huberman yang dipadukan dengan teknik triangulasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelaksanaan literasi pagi secara konsisten mampu meningkatkan keterlibatan dan minat baca siswa, membentuk kebiasaan membaca yang lebih positif, serta menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif sebelum pembelajaran dimulai. Selain itu, peran aktif guru dan dukungan lingkungan sekolah berkontribusi signifikan terhadap keberhasilan program. Program literasi pagi ini juga menunjukkan potensi keberlanjutan karena mudah diintegrasikan ke dalam rutinitas sekolah tanpa memerlukan sumber daya tambahan yang besar. Kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi berupa model praktik baik penguatan budaya membaca di sekolah dasar yang bersifat partisipatif, kontekstual, dan berpotensi untuk direplikasi pada sekolah lain dengan karakteristik serupa.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ilmiawan, Junita Rahmahdani, Ristiani, Muhammad Habib Pansuri, Anggi Anggraini, Lira Puspita, Ima Hardiyanti (Autor/in)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal ini menyediakan akses terbuka langsung ke kontennya dengan prinsip bahwa ketersediaan penelitian secara bebas bagi publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih luas.
Artikel yang diterbitkan di Kamane: Journal of Community Service dilisensikan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International.

