Pengaruh Implementasi Kurikulum Merdeka terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Kemandirian Belajar Siswa Sekolah Dasar
Kata Kunci:
Kurikulum Merdeka, Kemampuan Berpikir Kritis, Kemandirian Belajar, Sekolah DasarAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi Kurikulum Merdeka terhadap kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar siswa sekolah dasar. Kurikulum Merdeka menekankan pembelajaran yang fleksibel, berpusat pada siswa, serta berorientasi pada penguatan kompetensi abad ke-21. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental design) berbentuk pretest–posttest control group design. Subjek penelitian terdiri atas 60 siswa sekolah dasar yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen (n = 30) dan kelompok kontrol (n = 30). Data dikumpulkan menggunakan tes kemampuan berpikir kritis dan angket kemandirian belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji-t independen serta perhitungan ukuran efek (effect size). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kemampuan berpikir kritis siswa pada kelompok eksperimen meningkat dari 62,45 pada pretest menjadi 82,30 pada posttest, sedangkan kelompok kontrol hanya meningkat dari 61,80 menjadi 71,25. Hasil uji-t menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (t = 4,87; p < 0,05). Selain itu, kemandirian belajar siswa pada kelompok eksperimen meningkat secara signifikan dengan nilai rata-rata posttest sebesar 84,10 dibandingkan kelompok kontrol sebesar 73,60 (t = 4,12; p < 0,05). Nilai ukuran efek (effect size) sebesar 0,78 untuk kemampuan berpikir kritis dan 0,72 untuk kemandirian belajar menunjukkan bahwa pengaruh implementasi Kurikulum Merdeka berada pada kategori sedang hingga tinggi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar siswa sekolah dasar. Temuan ini memberikan kontribusi empiris terhadap penguatan kebijakan Kurikulum Merdeka serta mendukung penerapannya sebagai strategi efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di pendidikan dasar
