Transformasi Lingkungan Sekolah sebagai Laboratorium Hidup dalam Mitigasi Perubahan Iklim Berbasis Geografi Lingkungan

Penulis

  • Diana UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM image/svg+xml Author
  • Kareendra Putraidyztha Author
  • Halim Author
  • Armin Alamsyah Author

Kata Kunci:

Geografi Lingkungan, Perubahan Iklim, Labortorium Hidup, Lingkungan Sekolah

Abstrak

Penelitian ini mengkaji transformasi lingkungan sekolah sebagai laboratorium hidup dalam mitigasi perubahan iklim berbasis geografi lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana integrasi elemen lingkungan fisik, analisis spasial, dan perilaku manusia di lingkungan sekolah dapat berkontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim pada skala lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi literatur dan pendekatan konseptual. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, dan publikasi terkait geografi lingkungan, mitigasi perubahan iklim, serta pendidikan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi lingkungan sekolah melalui pengelolaan vegetasi, penataan ruang berkelanjutan, serta penerapan perilaku ramah lingkungan mampu menurunkan emisi karbon dan memperbaiki kondisi mikroklimat. Selain itu, pemanfaatan teknologi geospasial seperti Sistem Informasi Geografis (SIG) meningkatkan pemahaman siswa terhadap dinamika lingkungan. Transformasi ini tidak hanya meningkatkan kesadaran lingkungan, tetapi juga menjadikan sekolah sebagai agen aktif dalam mitigasi perubahan iklim. Studi ini menyoroti pentingnya  mengintegrasikan Pendidikan,linkugan,dan tekologi spasil dalam mngatasi tantangan linkungan global di skala mikro

 

This study examines the transformation of school environments into living laboratories as an innovative approach to climate change mitigation based on environmental geography. The objective of this research is to analyze how the integration of physical environmental eleents, spatial analysis, and human behavior within school settings can contribute to climate change mitigation at a local scale. This study employs a qualitative descriptive method with a conceptual and literature-based approach. Data were collected from scientific journals, books, and relevant publications related to environmental geography, climate change mitigation, and environmental education. The results indicate that transforming school environments through vegetation management, sustainable spatial planning, and environmentally friendly behavioral practices can significantly reduce carbon emissions and improve microclimate conditions. Furthermore, the use of geospatial technologies such as Geographic Information Systems (GIS) enhances students’ understanding of spatial environmental dynamics. This transformation not only strengthens environmental awareness but also positions schools as active agents in climate change mitigation. The study highlights the importance of integrating education, environment, and spatial technology in addressing global environmental challenges at the micro level.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2026-05-01

Cara Mengutip

Transformasi Lingkungan Sekolah sebagai Laboratorium Hidup dalam Mitigasi Perubahan Iklim Berbasis Geografi Lingkungan. (2026). Rimba Torean Journal, 2(1), 15-25. https://sangiangglobalnusantara.or.id/RTJ/article/view/51