Pengaruh Regulasi Pemerintah yang Ketat dan Pelatihan Teknologi Ramah Lingkungan terhadap Pengurangan Emisi Karbon di Industri Manufaktur Indonesia
Kata Kunci:
pengurangan emisi karbon; peraturan pemerintah yang ketat; pelatihan teknologi ramah lingkungan; industri manufaktur; keberlanjutan di IndonesiaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peraturan pemerintah yang tegas dan pelatihan teknologi ramah lingkungan terhadap pengurangan emisi karbon di sektor industri manufaktur Indonesia. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan survei terhadap 50 perusahaan manufaktur di berbagai wilayah industri utama Indonesia. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan teknik regresi berganda untuk mengetahui hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik ketegasan regulasi maupun pelatihan teknologi ramah lingkungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengurangan emisi karbon. Kombinasi keduanya memberikan efek sinergis yang lebih kuat dibandingkan penerapan salah satu faktor secara terpisah. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,68 menunjukkan bahwa kedua variabel bebas menjelaskan 68% variasi pengurangan emisi karbon di sektor manufaktur. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan lingkungan industri bergantung pada konsistensi kebijakan publik dan peningkatan kapasitas teknologi di tingkat perusahaan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memperkuat model integratif kebijakan–teknologi serta menawarkan rekomendasi praktis bagi pemerintah dan sektor industri dalam mempercepat transisi menuju sistem produksi rendah karbon yang berkelanjutan.


