Mempercepat Transisi Energi Terbarukan di Indonesia Menuju Emisi Nol Bersih pada Tahun 2060
Kata Kunci:
Renewable Energy, Net ZeroEmission, Energy InvestmentAbstrak
Studi ini bertujuan untuk menganalisis percepatan transisi energi terbarukan di Indonesia guna mencapai target emisi nol bersih (NZE) pada tahun 2060. Metodologi yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis, yang melibatkan strategi pencarian, seleksi, dan sintesis studi sebelumnya, laporan kebijakan, dan dokumen strategis nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Indonesia memiliki potensi besar untuk energi terbarukan (ribuan GW) dan telah menetapkan target kapasitas pembangkitan sekitar 443 GW dengan sekitar 73,6% energi bersih pada tahun 2060, realisasinya saat ini masih tertinggal secara signifikan karena hambatan utama seperti investasi yang tidak mencukupi, regulasi yang kurang konsisten, dan tantangan tekno-infrastruktur dan sosial-budaya. Diskusi menekankan bahwa strategi percepatan harus mencakup sinkronisasi kebijakan regulasi, mobilisasi pembiayaan hijau skala besar, dan pengembangan teknologi dan infrastruktur sistemik seperti smart grid dan penyimpanan energi untuk memastikan bahwa integrasi pembangkitan energi terbarukan (khususnya VRE) dapat berjalan dengan cepat dan andal. Kesimpulannya, untuk mencapai target NZE 2060 secara realistis dan berkelanjutan, diperlukan pendekatan strategis dan terintegrasi antara kebijakan, keuangan, dan teknologi. Tanpa salah satu elemen tersebut, transisi berisiko mengalami penundaan atau kegagalan.


