Publication Ethics
Sangeang Journal berkomitmen menjaga integritas, transparansi, dan kualitas dalam seluruh proses penerbitan ilmiah. Etika publikasi ini menjadi pedoman bagi penulis, editor, reviewer, dan penerbit dalam menjalankan tanggung jawab masing-masing secara profesional dan berintegritas.
Kebijakan ini mengacu pada prinsip-prinsip praktik terbaik dalam etika publikasi ilmiah, termasuk pedoman yang dikembangkan oleh Committee on Publication Ethics (COPE).
Prinsip Dasar Etika Publikasi
Seluruh pihak harus menjaga kejujuran, akurasi, dan integritas dalam proses penelitian, penulisan, penelaahan, dan penerbitan.
Naskah dinilai berdasarkan kualitas ilmiah, relevansi, dan kesesuaian dengan ruang lingkup jurnal tanpa diskriminasi yang tidak relevan.
Informasi mengenai naskah yang sedang diproses harus dijaga kerahasiaannya oleh pihak yang memiliki akses terhadap naskah.
Setiap pihak harus memberikan informasi yang relevan secara jujur, termasuk potensi konflik kepentingan dan masalah etika penelitian.
Tanggung Jawab Penulis
Penulis bertanggung jawab penuh terhadap isi, keaslian, dan integritas naskah yang dikirimkan kepada Sangeang Journal. Penulis wajib:
✓ Menyajikan hasil penelitian atau kajian secara jujur dan akurat.
✓ Memastikan bahwa naskah merupakan karya asli.
✓ Tidak melakukan plagiarisme, fabrikasi, atau falsifikasi data.
✓ Tidak mengirimkan naskah yang sama ke lebih dari satu jurnal secara bersamaan.
✓ Mencantumkan seluruh sumber yang digunakan secara tepat.
✓ Mencantumkan seluruh individu yang memenuhi kriteria kepenulisan sebagai penulis.
✓ Memperoleh persetujuan dari seluruh penulis sebelum naskah dikirimkan.
✓ Mengungkapkan konflik kepentingan yang relevan.
✓ Memberikan informasi mengenai sumber pendanaan penelitian apabila ada.
✓ Segera memberi tahu editor apabila ditemukan kesalahan penting dalam artikel yang telah diterbitkan.
Orisinalitas dan Plagiarisme
Naskah yang dikirimkan harus merupakan karya asli dan belum pernah diterbitkan sebelumnya. Penulis tidak diperkenankan melakukan plagiarisme, publikasi ganda, maupun pengajuan simultan terhadap naskah yang sama.
Naskah dapat diperiksa menggunakan perangkat lunak pendeteksi kemiripan sebelum atau selama proses editorial. Naskah dengan tingkat kemiripan lebih dari 20% dapat dikembalikan kepada penulis untuk pemeriksaan dan/atau perbaikan.
Persentase kemiripan tidak secara otomatis menentukan adanya plagiarisme. Editor dapat mempertimbangkan konteks, sumber kemiripan, kutipan yang sah, daftar pustaka, dan bagian lain dari naskah dalam mengambil keputusan.
Tanggung Jawab Editor
Editor bertanggung jawab memastikan bahwa proses editorial berlangsung secara adil, objektif, transparan, dan sesuai dengan standar etika publikasi. Editor wajib:
✓ Melakukan pemeriksaan awal terhadap kesesuaian naskah dengan fokus dan ruang lingkup jurnal.
✓ Memastikan proses penelaahan dilakukan secara adil dan objektif.
✓ Memilih reviewer yang sesuai dengan bidang keilmuan naskah.
✓ Menjaga kerahasiaan naskah dan informasi terkait proses editorial.
✓ Tidak menggunakan informasi yang belum dipublikasikan untuk kepentingan pribadi.
✓ Menghindari konflik kepentingan dalam pengambilan keputusan editorial.
✓ Mengambil keputusan berdasarkan kualitas ilmiah, relevansi, hasil review, dan pertimbangan etika.
✓ Menangani dugaan pelanggaran etika publikasi secara tepat.
Tanggung Jawab Reviewer
Reviewer membantu editor dalam mengevaluasi kualitas ilmiah naskah. Reviewer harus memberikan penilaian yang objektif, konstruktif, dan didukung oleh alasan ilmiah.
✓ Melakukan penelaahan secara objektif dan profesional.
✓ Menjaga kerahasiaan seluruh informasi dalam naskah.
✓ Tidak menggunakan informasi dari naskah untuk kepentingan pribadi.
✓ Mengidentifikasi potensi konflik kepentingan sebelum menerima tugas review.
✓ Memberikan komentar yang jelas, relevan, dan konstruktif.
✓ Memberi tahu editor apabila menemukan indikasi plagiarisme atau pelanggaran etika.
✓ Menyelesaikan review dalam waktu yang telah disepakati atau memberi tahu editor apabila membutuhkan perpanjangan waktu.
Proses Penelaahan Sejawat
Sangeang Journal menerapkan proses double-blind peer review. Identitas penulis dan reviewer dijaga kerahasiaannya selama proses penelaahan.
Naskah yang memenuhi pemeriksaan awal akan dikirimkan kepada sekurang-kurangnya dua reviewer yang memiliki kompetensi sesuai dengan bidang naskah. Keputusan editorial mempertimbangkan hasil penelaahan, kualitas ilmiah, relevansi terhadap jurnal, serta aspek etika publikasi.
Diterima • Memerlukan Revisi • Kirim Ulang untuk Ditinjau • Ditolak
Konflik Kepentingan
Penulis, editor, dan reviewer harus mengungkapkan konflik kepentingan yang dapat memengaruhi objektivitas proses editorial atau penilaian ilmiah.
Konflik kepentingan dapat berkaitan dengan hubungan profesional, pribadi, finansial, institusional, atau kepentingan lain yang relevan. Apabila terdapat konflik kepentingan yang dapat memengaruhi objektivitas, pihak terkait harus memberitahukan kepada editor.
Etika Penelitian
Penelitian yang melibatkan manusia, data pribadi, komunitas, atau objek penelitian yang memerlukan persetujuan khusus harus dilaksanakan sesuai dengan prinsip dan ketentuan etika penelitian yang berlaku.
Penulis bertanggung jawab memperoleh persetujuan etik, izin penelitian, persetujuan partisipan, atau izin penggunaan data dan materi apabila diperlukan oleh penelitian yang dilakukan.
Integritas Data dan Materi Penelitian
Data penelitian harus disajikan secara jujur dan tidak boleh dimanipulasi. Fabrikasi data, falsifikasi data, penghilangan informasi secara sengaja, atau manipulasi hasil penelitian merupakan pelanggaran serius terhadap integritas ilmiah.
Penulis harus menyimpan data dan dokumen penelitian yang relevan sesuai dengan ketentuan institusi dan peraturan yang berlaku sehingga informasi penelitian dapat dipertanggungjawabkan apabila diperlukan.
Koreksi, Penarikan, dan Perbaikan Artikel
Apabila ditemukan kesalahan yang signifikan setelah artikel diterbitkan, penulis harus segera menginformasikan kepada editor. Editor akan mengevaluasi masalah tersebut dan menentukan tindakan editorial yang sesuai.
Dalam keadaan tertentu, jurnal dapat menerbitkan koreksi, klarifikasi, atau tindakan editorial lainnya untuk menjaga akurasi dan integritas rekam ilmiah.
Kerahasiaan
Informasi dan dokumen yang diperoleh selama proses editorial dan penelaahan harus diperlakukan sebagai informasi rahasia. Informasi tersebut tidak boleh dibagikan kepada pihak yang tidak berwenang tanpa persetujuan dari editor atau pihak yang bertanggung jawab.
Tanggung Jawab Penerbit
Penerbit mendukung editor dan tim editorial dalam menjaga independensi proses editorial, integritas publikasi, dan keberlanjutan arsip ilmiah.
Penerbit tidak melakukan intervensi terhadap keputusan editorial berdasarkan kepentingan komersial atau kepentingan lain yang tidak berkaitan dengan kualitas dan integritas ilmiah.
Penanganan Dugaan Pelanggaran Etika
Dugaan pelanggaran etika publikasi akan ditangani secara serius dan berdasarkan informasi serta bukti yang tersedia. Editor dapat meminta klarifikasi atau informasi tambahan dari penulis, reviewer, institusi, atau pihak lain yang relevan.
Plagiarisme, fabrikasi atau falsifikasi data, publikasi ganda, pengajuan simultan, manipulasi kepenulisan, penyembunyian konflik kepentingan, serta bentuk pelanggaran integritas ilmiah lainnya.
Acuan Etika Publikasi
Sangeang Journal menggunakan prinsip-prinsip etika publikasi yang sejalan dengan praktik terbaik dalam penerbitan ilmiah dan merujuk pada pedoman Committee on Publication Ethics (COPE) sebagai salah satu acuan dalam menangani persoalan etika publikasi.
Pedoman tersebut digunakan sebagai referensi dalam menjaga integritas proses editorial, penelaahan sejawat, kepenulisan, dan rekam publikasi ilmiah.


